Visual Identity, Faktor Penting dalam Membentuk Persepsi Konsumen

Pinterest LinkedIn Tumblr +

Brand – Menurut peneliti dari Princeton University seseorang hanya memerlukan 0,1 detik untuk membentuk penilaian pada hal yang mereka lihat. Itulah mengapa visual identity jadi faktor penting dalam proses branding.

Jika tampilan visual dari brand terlihat tidak menarik, tentunya tidak sedikit audiens yang akan menganggap bahwa brand tersebut tidak dapat dipercaya.

Selain itu, tanpa memiliki representasi visual yang menarik, pastinya audiens akan kesulitan mengingat nama brand dan menganggapnya tidak kredibel.

Lantas, apa sebenarnya visual identity dan apa saja elemen yang ada di dalamnya?

Dilansir dari Glints simak penjelasan berikut ini

Apa Itu Visual Identity?

Visual identity adalah semua citra dan informasi grafis yang mengekspresikan identitas dari brand dan apa yang membedakannya dari yang lain, dikutip dari 99designs.

Sederhananya, visual identity adalah segala sesuatu yang dapat dilihat oleh audiens secara fisik baik itu logo hingga packaging produk dari suatu brand.

Dalam proses branding, apa yang dilihat oleh audiens akan membentuk persepsi dari brand tersebut.

Oleh karena itu, jika ingin brand mudah diingat dan memiliki image tertentu di mata audiens, maka sangat penting untuk menyiapkan visual identity yang kuat.

Hal yang satu ini juga sangat berhubungan dengan brand identity. Bahkan, bisa dikatakan jika kedua hal tersebut saling mempengaruhi satu sama lain.

Namun, pembentukan visual identity memiliki beberapa tujuan tertentu, misalnya:

  • Menciptakan kesan emosional pada audiens
  • Memberi tahu audiens mengenai sifat dari produk atau layanan yang ditawarkan
  • Menyatukan berbagai aspek bisnis melalui tampilan visual yang konsisten

Elemen Visual Identity

Ada beberapa elemen yang membentuk visual identity, berikut ini penjelasannya:

1. Logo

Adobe menjelaskan bahwa logo sangat penting untuk membentuk citra dari sebuah brand.

BACA JUGA  Berapa Sih, Harga Rata-rata Endorse Influencer di Instagram ?

Dengan memiliki logo yang unik tentunya bisa membuat audiens tertarik dan bahkan selalu mengingat brand tersebut.

Logo juga disebut sebagai identitas dari perusahaan sehingga keberadaannya sangatlah bernilai.

Itulah mengapa penting untuk membuat logo yang menarik sekaligus mampu menggambarkan brand itu sendiri.

2. Tipografi

Elemen selanjutnya dari visual identity adalah tipografi. Hal yang satu ini juga mampu membentuk kesan dari para audiens.

Pasalnya, tipografi atau gaya teks dari brand mampu memberikan efek yang berbeda pada audiens misalnya mudah dibaca, unik, atau modern.

Pemilihan tipografi tentunya disesuaikan oleh banyak hal, misalnya persona, tujuan, hingga industri dari brand.

3. Warna

Image : Freepik.com

Warna juga elemen dari visual identity yang tidak kalah pentingnya karena hal yang satu ini bisa menimbulkan respon emosional dari audiens.

Palet warna biasanya memang hanya fokus digunakan pada logo saja. Namun, sebenarnya hal yang satu ini sangat penting digunakan dalam pembuatan konten visual lainnya.

Jika brand baik dari logo, konten, hingga packaging memiliki palet warna yang sama, pastinya hal tersebut akan membuat audiens lebih mudah mengingatnya.

4. Aset fisik dari brand

Aset fisik di sini merupakan objek material dari brand misalnya packaging, seragam karyawan, hingga desain toko.

Seperti yang dijelaskan di atas, visual identity berfokus pada apa yang dilihat oleh audiens, sehingga aset fisik dari brand juga termasuk ke dalamnya.

Alasan Visual Identity Dibutuhkan oleh Setiap Brand

Setelah mengetahui pengertian dan apa saja elemennya, berikut ini akan dijelaskan pentingnya visual identity bagi setiap brand.

1. Meningkatkan brand awareness dan recognition

Baik brand awareness maupun brand recognition bisa menjadi lebih baik jika memiliki visual identity yang kuat.

BACA JUGA  Minat Jadi UI Designer? Kenali Jobdesc dan Skill yang Dibutuhkan

Audiens juga akan lebih mudah mengenali brand meskipun belum menjadi pelanggan. Jadi, proses branding pun bisa berjalan dengan sukses.

2. Membedakan brand dari kompetitor lainnya

Foto : Unsplash.com

Alasan selanjutnya mengapa brand perlu memiliki visual identity adalah untuk membedakannya dengan para kompetitor lainnya.

Dengan memiliki tampilan visual yang eye-catching dan menarik, tentunya akan lebih mudah membedakan brand sehingga lebih diingat oleh audiens.

3. Membuat target audiens merasa lebih relate dengan brand

Membuat target audiens untuk segera mencoba menggunakan produk atau layanan dari brand memang tidaklah mudah.

Namun, hal itu bisa dibantu dengan membuat visual identity yang bisa menarik dan membuat mereka relate dengan brand.

Menurut Design Rush, tampilan visual dari brand bisa menunjukkan wajah dan kepribadian perusahaan.

Karena itu, visual identity yang dibuat harus bisa membangkitkan emosi dan opini dari audiens.

Demikianlah penjelasan mengenai visual identity mulai dari pengertian, elemen, hingga pentingnya bagi perusahaan.

Jika ingin proses branding bisa berjalan lancar, maka jangan sampai lupa untuk memperkuat visual identity dari brand-mu.

Share.

About Author

I am a Frontend designer who loves to translate designs files into Website, Based in Bandar Lampung - Indonesia

Comments are closed.