Langkah Praktis Bikin Nama Brand

Pinterest LinkedIn Tumblr +

dkonten.com, Brand – Sebuah brand biasanya hanya terdiri dari satu kata atau maksimal rata-rata tiga kata, tapi rasanya membuat nama brand ini sulit sekali.

Bahkan beberapa orang perlu melakukan semedi berhari-hari sampai menemukan yang membuat teriak ‘Aha, ini nih yang dicari.”

Akan tetapi, tahukan kamu bahwa nama brand yang bagus dan menjual dari sisi marketing ternyata bukan hanya perihal bagus, enak didengar, atau keren saja? Ternyata untuk membuat nama brand ini ada juga ilmunya lo.

Ketahui ‘brand heart’ atau nilai-nilai yang kamu atau bisnismu miliki

Tujuan: Mengapa usaha ini dibentuk?
Visi : Apa yang ingin diraih di masa depan? Seperti apa masa depan?
Misi : Apa yang akan dilakukan? Bagaimana mewujudkannya masa depan bisnismu?
Nilai : Prinsip apa yang kamu pegang untuk menuntun sikapmu?

Brainstorming dengan dibantu panduan atau best practice nama brand terbaik

Kini saatnya mengumpulkan beberapa orang dalam tim untuk membuat nama brand yang tepat, namun agar tidak terlalu lama dan ‘liar’ maka sebaiknya kamu sudah membuat sebuah panduan.

Dalam sebuah buku dari Alina Wheeler berjudul Designing Brand Identity, ada beberapa kategori nama brand yang bisa dipertimbangkan, seperti:

Nama orang: Bisa jadi nama sendiri maupun nama fiksi seperti Mc Donalds, Bebek Goreng, H. Slamet, Gudeg Yu Djum

Deskriptif: Nama yang menjelaskan produkmu misal J.Co Donuts and Coffee

Metafora: Nama imajinatif tentang sesuatu, tempat, bahkan proses seperti Aplle, Kayak, dllAkronim: Singkatan seperti KFC, BMW, dan LG

Yang tak kalah penting adalah mengecek ketersediaan nama. Jika sudah ada yang pakai, bisa repot urusannya.

Walaupun brand yang sudah ada sebelumnya masih tak terkenal, tapi kamu tetap perlu mengecek agar tak mengalami kesulitan di tahap-tahap selanjutnya nantinya.

BACA JUGA  10 Tempat Wisata di Lampung yang Wajib Dikunjungi

Caranya, kamu bisa mengetikkan nama brand yang terpikirkan di kolom pencarian Google, perhatikan hasil yang muncul seperti apakah nama sudah pernah dipakai, apakah digunakan di website orang, apakah akun media sosial masih tersedia, dan apakah ada asosiasi negatif terkait nama yang kamu inginkan.

Langkah terakhir dalam pembuatan nama ini adalah pengetesan, untuk melihat respon orang lain

Sebelum meresmikan penggunaan nama, kamu bisa melakukan pengetesan nama dulu misalnya melalui teman-teman terdekat, saudara, atau bahkan kolega.

Minta pendapat mereka dan kesan seperti apa yang didapatkan ketika mendengarkan nama yang ingin kamu sampaikan. Kamu juga bisa melakukan pengetesan melalui media sosial atau landing page.

Walau terdengar sepele namun nama brand adalah sebuah hal yang mewakilkan produkmu secara keseluruhan sehingga saat memutuskan untuk membuatnya perlu dilakukan pertimbangan yang matang dan tak bisa sembarangan.

Share.

About Author

I am a Frontend designer who loves to translate designs files into Website, Based in Bandar Lampung - Indonesia

Comments are closed.