Empat Point Prioritas Pembangunan Pesawaran Dilaksanakan 2020 Mendatang

Pinterest LinkedIn Tumblr +

dKonten.com, Pesawaran– Empat point prioritas Pembangunan Kabupaten Pesawaran yang akan dilaksanakan tahun 2020 difokuskan pada peningkatan pembangunan manusia dan perwujudan kehidupan sosial yang harmonis.

Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah Pesawaran Kesuma Dewangsa dalam Musrenbang RKPD kabupaten Tahun 2019 di GSG pemda setempat, Selasa, 26 Maret 2019.

“Lalu penguatan Infrastruktur dan Kesipanan Penanggulangan Bencana, serta Percepatan Perwujudan Desa Tangguh dan Mandiri, peningkatan Penyelenggaraan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih Akuntabel dan Berkinerja Tinggi, dan Percepatan Pengembangan sektor unggulan serta Peningkatan Iklim Investasi dalam Memperkuat Perekonomian Daerah,” kata dia.

Menurut dia, untuk menunjang hal tersebut terdapat sasaran strategis seperti menurunnya angka kemiskinan dengan indikator angka kemiskinan yang sumber datanya berasal dari Dinas Sosial, Meningkatnya penyerapan tenaga kerja dengan indikator tingkat partisipasi  angkatan kerja yang sumber datanya berasal dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, meningkatnya pemberdayaan desa dengan indikator Indeks Desa Mandiri dan beberapa sasaran strategis serta indikator lainnya yang berkaitan dengan tema pembangunan Kabupaten Pesawaran 2020.

Disamping itu, forum musrenbang bertujuan untuk memantapkan pemahaman bersama, baik di kalangan pemerintah, dunia usaha dan masyarakat tentang pentingnya sinergi kebijakan dan program prioritas pembangunan, melakukan klasifikasi atas prioritas kegiatan pembangunan mulai dari desa, kecamatan sesuai dengan fungsi-fungsi Perangkat Daerah Kabupaten, sehingga terbangun komitmen bersama diantara para pemangku kepentingan dalam pencapaian pembangunan yang berkualitas, transparan dan akuntabel.

“Kami secara maksimal akan selalu berupaya untuk mewujudkan aspirasi dan kepentingan seluruh warga masyarakat tanpa membedakan latar belakang suku, agama, kelompok dan golongan, dan berupaya keras untuk merealisasikan berbagai program prioritas yang merupakan target dalam lima tahun masa kepemimpinan kami,” kata dia.

BACA JUGA  Pemkab Pesawaran Telat Usulkan Anggaran 113 P3K Berpotensi Dibatalkan?

Sementara, Pemerintah provinsi  Lampung telah menetapkan 6 prioritas pembangunan tahun 2020 yakni pembangunan SDM dengan pengarusatamaan gender, meningkatkan nilai tambah produk unggulan untuk mengurangi kemiskinan  dan ketimpangan, reformasi birokasi; infrastruktur pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, kehiduapan religius, aman berbudaya dan inovatif; dan pembangunan berkelanjutan. Sehingga pemerintah Lampung bersama pemerintah kabupaten memiliki tanggung jawab untuk mendukung suksesnya prioritas pembangunan nasional dan provinsi

“Saya mengajak agar kita dapat mencermati permasalahan bersama kita kedepan yakni menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. Dan Pesawaran ditargertkan 2020 mencapai 5,3 sampai 5,6 persen. IPM dibawah IPM nasional, saya berharap pesawaran dapat mengindentifikasi permasalahan untu mendongkrak IPM secara signifikan,” kata dia.

Pesawaran diharapkan dapat menurunkan angka kemiskinan pada 2020 mendatang menjadi 14,58 persen. Dan memperkuat kesempatan kerja hingga mampu menurunkan angka penganguran terbuka di pesawaran menjadi 4,43; melakukan percepatalan dan tahapan pembangunan Kawasan Industri Tegineneng, KEK Teluk Pandan dan menjadikan pesawaran sebagaindestinasi wisata guna mendukung Lampung Kaya Festival; memanfaatkan balai latihan kerja sabagai wahana menyiapkan calon tenaga kerja yang memasuki masa kerja.

“Saya berpesan dalam penyusunan RKPD dapat memperhatikan kondisi sosial yang terjadi dan memformulasikan program yang tepat dan menangangkat SDM lokal,” kata dia.

Terpisah, Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Ekobang Thresia Sormin saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Lampung, M. Ridho Ficardo mengatakan ada 9 program dan kegiatan pemprov Lampung yang  di laksanakan di Pesawaran diantaranya peningkatan jalan lingkungan Gunung Rejo; pembangunan kantor samsat pesawaran, pembangunan gedung hortikultura; pembangunan sarana dan prasarana rumah adat; pembangunan halte bus; pembangunan pemeliharaan jalan dan pembangunan  saluran drainase ruas Gedongtaaan, Gedongtataan- Kedondong, Kedondong- Pardasuka; Padangcermin simpang Teluk kiluan; rehabilitasi pemeliharaan jembatan way amak, Gedongtataan kedondong, jembatan lempasing padangcermin, jembatan padangcermin sp teluk kiluan; pembangunan Lampung ostronomi dan  pembangunan jalan akses pariwisata pulau mak hitam dan agropolitan desa sukamaju Kedondong.

BACA JUGA  Dana PKH Pesawaran Meningkatkan Rp360 Ribu

“Selain itu pada 17 April mendatang, saya minta tetap jaga persatuan dan kesatuan. Jangan karena berbeda pilihan berakibat pada perpecahan. Dan bagi ASN, agar tetap menjaga netralitas,” kata dia.

Koordinasi,  sinergi, partisipasi dan kontribusi antar jenjang pemerintahan menjadi kunci utama dalam kebrhasilan mewujudkan sasaran pembangunan baik nasional, provinsi dan kabupaten/ kota.

“Kita harus mampu memanfaatkan momentum ini untuk mendengarkan aspirasi masyarakat. Untuk mewujudkan sasaran pembangunan nasional termasuk sasaran pembangunan di lampung diperlukan kontribusi pemda kab/kota hingga desa dan kelurahan,” kata dia.

Dikatakan, sepanjang tahun 2014 hingga 2018 capaian yang telah diraih pemerintah lampung diantaranya  penurunan angka kemiskinan dari 14 ,21 pada 2014 menjadi 13,01 pada 2018; peningkatan IPM dari angka 66,42 pada 2014 menjadi 68,25 pada 2017; pengangguran terbuka  dari angka 4,06 lebih rendah dibanding angka nasional sebesar 5,34 persen, pertumbuhan ekonomi selalu 5 persen dan diatas rata rata nasional; kemudian laju inflasi dari 8,06 pada 2014 menjadi 2,73 pada 2018.

“Kita menghadapi permasalahan komplek terutama dalam hal kemiskinan dan ketenagakerjaan  serta masalah sosial lainnya seperti pekerja sektor informal, narkoba, kekerasan terhadap anak- anak dan lainnya,” kata dia. (**)

Laporan Bambang T

Share.

About Author

Comments are closed.