dKonten.com, Pesawaran- Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Pesawaran menggelar sosialisasi terkait pentingnya perencanaan keluarga dan kesehatan reproduksi sebagai upaya menurunkan angka stunting.
Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Pesawaran Maisuri mengatakan, kegiatan tersebut sangat penting guna menurunkan angkat stunting dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perencanaan keluarga serta kesehatan reproduksi dalam mencapai keluarga sejahtera.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Pesawaran Maisuri saat menggelar sosialisasi tentang pentingnya perencanaan keluarga dan kesehatan reproduksi di Balai Desa Karanganyar Kecamatan Gedongtataan
“Perencanaan keluarga bukan hanya mengatur jumlah anak tetapi juga tentang meningkatnya kualitas hidup keluarga, meninggkatkan Kesehatan ibu dan anak serta meninggkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga,” kata Maisuri di Balai Desa Karanganyar, Kecamatan Gedongtataan, Kamis, 16 April 2026.
Menurut dia, pentingnya kesehatan reproduksi bagi keluarga adalah kondisi fisik mental dan sosial yang optimal dalam hal fungsi serta proses reproduksi, sehingga keluarga dapat memiliki anak yang sehat dan sejahtera menuju Indonesia emas tahun 2045.
Sementara, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pesawaran, Cindy Aria Anton, menekankan bahwa stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang perlu mendapat perhatian serius.
Menurut dia, pencegahan stunting tidak hanya dilakukan saat anak sudah lahir, tetapi harus dimulai sejak tahap perencanaan keluarga.
“Perencanaan keluarga yang baik akan menentukan kualitas generasi yang akan datang.”

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pesawaran, Cindy Aria Anton, saat memberikan materi tentang stunting dan permasalahan kesehatan kepada kader
“Termasuk di dalamnya kesiapan fisik dan mental calon orang tua serta pemahaman tentang kesehatan reproduksi,” kata dia.
Dia menjelaskan, bahwa kesehatan reproduksi berperan penting dalam memastikan ibu hamil berada dalam kondisi sehat, sehingga dapat melahirkan anak yang tumbuh optimal. Selain itu, edukasi mengenai jarak kelahiran, asupan gizi, serta pemeriksaan kesehatan rutin juga menjadi faktor penting dalam pencegahan stunting.
Kegiatan sosialisasi yang diikuti oleh para kader PKK, ibu rumah tangga, serta pasangan usia subur itu, diikuti antusias, karena diisi oleh pemaparan materi oleh Cindy Aria Anton dan sesi tanya jawab yang membahas berbagai persoalan seputar kesehatan ibu dan anak.
Cindy juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung program pemerintah dalam menurunkan angka stunting, karena, pengetahuan dan peran keluarga sangat penting guna mencegah stunting sejak dini.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya perencanaan keluarga dan kesehatan reproduksi sebagai langkah strategis dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di Kabupaten Pesawaran,” kata dia. (**)
Bambang T
