Mengapa Figma Menjadi Pilihan Utama UI Designer, Keunggulan dan Kelebihannya

Pinterest LinkedIn Tumblr +

dkonten.com – Ada banyak alat yang tersedia untuk membantu desainer dalam membuat antarmuka pengguna yang menarik dan fungsional. Salah satu alat yang semakin populer di kalangan desainer adalah Figma. Figma adalah platform desain kolaboratif berbasis web yang memungkinkan tim desain untuk bekerja bersama secara efisien. Mengapa Figma dianggap sebagai alat yang ideal untuk UI Design? Berikut ini adalah beberapa alasan yang menjelaskan mengapa Figma menjadi pilihan utama bagi desainer UI.

1. Desain Kolaboratif

Salah satu keunggulan utama Figma adalah kemampuannya untuk bekerja secara kolaboratif. Desainer dapat mengundang anggota tim lainnya untuk bergabung dan berkontribusi dalam proyek desain secara langsung. Dengan demikian, tim desain dapat bekerja bersama dalam waktu nyata, melakukan perubahan, memberikan umpan balik, dan membuat revisi dengan mudah. Desain kolaboratif ini memungkinkan tim desain untuk bekerja secara efisien tanpa perlu menyinkronkan file atau mengirim email berkas berulang-ulang.

2. Aksesibilitas Berbasis Web

Figma merupakan alat berbasis web, yang berarti desainer dapat mengakses proyek mereka dari mana saja dengan menggunakan perangkat apa pun yang terhubung dengan internet. Ini memberikan fleksibilitas dan mobilitas yang tinggi bagi desainer UI, terutama untuk mereka yang bekerja secara tim jarak jauh atau dalam tim yang terdistribusi. Desainer dapat dengan mudah berbagi tautan proyek dengan kolega atau klien, memungkinkan mereka untuk melihat dan memberikan umpan balik langsung.

3. UI dan UX yang Intuitif

Figma dirancang dengan antarmuka pengguna (UI) yang intuitif dan ramah pengguna. Alat ini menyediakan berbagai fitur dan fungsi yang mudah dipahami oleh pengguna baru sekalipun. Dalam Figma, desainer dapat dengan mudah membuat tata letak, mengatur komponen, menggambar vektor, dan menerapkan gaya desain dengan cepat. Selain itu, Figma juga menyediakan beragam alat bantu yang memudahkan desainer untuk membuat interaksi, animasi, dan prototipe interaktif.

BACA JUGA  Apakah Peran Front End Developer Bisa Digantikan oleh UI/UX Designer?

4. Kompatibilitas dengan Berbagai Format File

Figma mendukung impor dan ekspor berbagai format file desain populer, seperti JPG, PNG, SVG, dan PDF. Desainer dapat dengan mudah mengimpor desain dari alat desain lainnya atau mengirimkan hasil desain dalam format yang dibutuhkan. Ini memudahkan kolaborasi dengan profesional desain lainnya, seperti desainer grafis atau pengembang front-end yang memerlukan aset desain dalam format yang mereka perlukan.

5. Komponen dan Gaya Desain

Dalam Figma, desainer dapat membuat komponen reusable dan gaya desain yang dapat digunakan kembali di berbagai proyek. Hal ini memungkinkan desainer untuk menciptakan konsistensi dalam antarmuka pengguna mereka dan menghemat waktu dalam membuat dan memperbarui elemen desain yang sering serupa. Misalnya, desainer dapat membuat komponen tombol yang dapat digunakan di seluruh proyek, sehingga tidak perlu membuat ulang tombol yang serupa setiap kali. Selain itu, perubahan yang dilakukan pada komponen tersebut akan secara otomatis diterapkan ke semua instansi yang menggunakan komponen tersebut, sehingga memudahkan pembaruan dan pemeliharaan desain.

6. Prototiping Interaktif

Figma menyediakan fitur prototiping yang kuat untuk membuat tampilan interaktif dari desain UI. Desainer dapat membuat tautan antara halaman, menambahkan transisi, dan membuat interaksi seperti klik, swipe, atau animasi. Fitur prototiping ini memungkinkan desainer untuk membuat prototipe yang mirip dengan pengalaman pengguna sebenarnya, sehingga memudahkan pengujian dan validasi desain sebelum tahap pengembangan.

7. Integrasi dengan Alat Kolaborasi Lainnya

Figma juga menyediakan integrasi dengan berbagai alat kolaborasi yang populer, seperti Slack, Jira, dan GitHub. Integrasi ini memungkinkan tim desain untuk berkolaborasi dengan tim pengembang atau manajemen proyek dengan lebih mudah. Misalnya, desainer dapat mengirim notifikasi ke tim pengembang saat ada perubahan atau pembaruan pada desain, sehingga memastikan komunikasi yang efektif antara kedua tim.

BACA JUGA  Bagaimana Memulai Proses UI Design dengan Benar? Simak Tahapan-Tahapannya di Sini!

8. Komunitas dan Sumber Daya yang Luas

Figma memiliki komunitas yang luas dan aktif, baik dalam bentuk forum, grup diskusi, maupun tutorial online. Desainer dapat dengan mudah mencari solusi atau inspirasi dari pengguna Figma lainnya, berbagi pengetahuan, dan terus belajar tentang praktik terbaik dalam desain UI. Selain itu, Figma juga memiliki sumber daya pembelajaran internal yang kaya, termasuk dokumentasi resmi, panduan pengguna, dan tutorial video.

9. Pembaruan Berkala dan Pengembangan yang Aktif

Tim pengembang Figma secara teratur memperbarui dan memperbaiki platform, serta menghadirkan fitur-fitur baru sesuai dengan kebutuhan desainer. Mereka juga aktif menerima umpan balik dari pengguna dan terus mengembangkan Figma agar tetap menjadi alat yang relevan dan efisien dalam desain UI. Dengan pembaruan berkala dan pengembangan yang aktif, desainer dapat mengandalkan Figma sebagai alat yang selalu up-to-date dengan perkembangan terkini dalam desain UI.

10. Versi Gratis yang Kuat dan Opsi Berbayar yang Terjangkau

Salah satu kelebihan Figma adalah mereka menyediakan versi gratis yang memiliki fitur-fitur yang cukup lengkap dan bisa digunakan untuk proyek-proyek kecil atau individu. Namun, Figma juga menyediakan opsi berbayar dengan fitur-fitur tambahan dan kapasitas penyimpanan yang lebih besar untuk kebutuhan tim yang lebih besar atau proyek yang lebih kompleks. Dengan pilihan yang fleksibel dan terjangkau, Figma menjadi pilihan yang menarik bagi desainer dengan berbagai tingkat kebutuhan dan anggaran.

Figma adalah alat yang ideal untuk desain UI karena menyediakan desain kolaboratif, aksesibilitas berbasis web, antarmuka pengguna yang intuitif, kompatibilitas dengan berbagai format file, pembagian komponen dan gaya desain, prototiping interaktif yang kuat, integrasi dengan alat kolaborasi lainnya, komunitas dan sumber daya yang luas, pembaruan berkala, serta versi gratis dan opsi berbayar yang terjangkau.

Image by Freepik

Dengan menggunakan Figma, desainer UI dapat bekerja bersama secara efisien, mengakses proyek dari mana saja, dan berbagi tautan dengan kolega atau klien. Antarmuka pengguna yang intuitif membuat pengguna baru dapat dengan mudah menguasai alat ini, sementara fitur-fitur seperti pembagian komponen dan gaya desain memungkinkan desainer menciptakan konsistensi dalam desain mereka. Figma juga memungkinkan desainer untuk membuat prototipe interaktif yang mirip dengan pengalaman pengguna sebenarnya, memudahkan validasi desain sebelum tahap pengembangan.

BACA JUGA  Pengen Terjun ke Dunia UI/UX, Belajarnya Mulai Darimana?

Integrasi dengan alat kolaborasi lainnya memungkinkan tim desain untuk berkolaborasi dengan tim pengembang atau manajemen proyek dengan lebih mudah. Komunitas yang luas dan sumber daya pembelajaran yang tersedia membantu desainer untuk terus belajar dan mengembangkan keterampilan mereka dalam desain UI. Pembaruan berkala dan pengembangan yang aktif dari tim pengembang Figma juga menjaga alat ini tetap relevan dan efisien dalam mengikuti perkembangan terkini dalam desain UI.

Selain itu, Figma menawarkan versi gratis yang cukup lengkap dan opsi berbayar yang terjangkau, sehingga memungkinkan desainer dengan berbagai tingkat kebutuhan dan anggaran dapat menggunakan alat ini sesuai dengan kebutuhan mereka.

Secara keseluruhan, Figma adalah alat yang ideal untuk desain UI karena menyediakan semua fitur dan kemudahan yang diperlukan oleh desainer untuk menciptakan antarmuka pengguna yang menarik dan fungsional. Dengan desain kolaboratif, aksesibilitas web, antarmuka intuitif, kompatibilitas format file, pembagian komponen dan gaya desain, serta fitur-fitur lainnya, Figma memudahkan desainer dalam bekerja bersama, menciptakan desain yang konsisten, dan menghasilkan prototipe interaktif yang dapat diuji sebelum pengembangan.

Share.

About Author

I am a Full-Stack Designer who loves to translate designs files into Website and Application, Based in Bandar Lampung - Indonesia

Comments are closed.