Apapun Hasilnya, Tugas Manusia Hanya Berusaha Sambil Berharap yang Terbaik

Pinterest LinkedIn Tumblr +

dkonten.com, Inspirasi – Tahap kemandirian pada setiap orang tidaklah sama. Pada masa anak-anak kita dianggap mandiri ketika bisa makan sendiri, mandi sendiri, dan melakukan segala aktivitas tanpa bantuan orang lain terutama orang tua.

Masa remaja sudah beda lagi lho, kita mesti sudah bersikap selayaknya orang dewasa, berpikir layaknya orang dewasa dan diberikan rasa malu jika masih bersikap kekanak-kanakan di usia remaja.

Ketika dewasa, kita belajar sendiri untuk mengevaluasi dan mempersiapkan strategi kita untuk kehidupan kita dalam jangka panjang. Mulai mempersiapkan masa depan yang kita sendiri tidak pernah tau apa yang akan terjadi nanti terhadap kehidupan kita selanjutnya.

Pola pikir dan mindset dipengaruhi oleh lingkungan tempat tinggal kita. Mungkin saja sebagian mereka yang berada di puncak piramida kehidupan akan merasa bahwa dunia adalah tempat yang indah. Status, kekayaan dan hiburan adalah sesuatu yang bisa dibeli. Bahkan harga diri seseorang bisa dinilai dari faktor materi.

Sedangkan mereka yang hidup dalam kesulitan ekonomi, sosial budaya serta sipiritual yang rendah merasa dunia adalah penderitaan. Segera mereka berusaha untuk menghapuskan kesengsaraan baik kepada diri mereka ataupun keluarganya.

Dalam sebuah penderitaan, terdapat dua pilihan dalam menghapuskannya, memilih untuk mengikuti apa yang ditetapkan di dunia atau memilih meninggalkan dunia untuk selamanya.

Pada kenyataanya, tidak semua orang yang memilih bekerja dengan jam kerja lebih tinggi akan mendulang sukses dibanding mereka yang memiliki jam kerja sedikit. Jika durasi bekerja seseorang menentukan keberhasilan, maka semestinya cleaning service akan lebih kaya dibanding pegawai sipil.

Usaha memang tidak menghianati hasil akan tetapi hasil tidak ada yang tau. Manusia yang berpikir mandiri akan menciptakan proses menuju hasil yang diinginkan.

BACA JUGA  Suka Bidang Kreatif, Ini Potensi Profesinya

Mengapa kita harus mandiri? Karena tidak ada yang bisa kita andalkan di dunia ini selain diri sendiri.

Pada dasarnya manusia adalah individu yang bisa berperan sebagai eksekutor dan legislator dalam dirinya, sedangkan yudikatif adalah dunia itu sendiri.

Apakah kita bisa menjadi manusia mandiri seutuhnya? Semua akan dikembalikan kepada pola pikir dan persepsi masing-masing.

Share.

About Author

Comments are closed.