Anggota DRD Pesawaran Sebar Hoaks Bupati Dendi Buang Badan

Pinterest LinkedIn Tumblr +

dKonten.com, Pesawaran– Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona enggan memberikan komentar terkait salah satu anggota Dewan Riset Daerah (DRD) setempat, Rudi Iskandarsyah, yang menyebarkan berita bohong mengenai ideologi komunis di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

“Kalau urusan itu saya no comment,” kata Dendi, saat ditemui di kantor pemerintahan setempat, Rabu, 3 Juni 2020.

Dendi mengatakan bahwa persoalan itu merupakan persoalan pribadi dan tidak adanya keterkaitan dengan pihaknya. Ia jua meminta agar masalah tersebut tidak disangkutpautkan dengan DRD setempat.

“Karena itu bukan urusan saya, itu urusan pribadi dia, jangan bawa-bawa DRD,” kata dia lagi.

Diketahui, Rudi Iskandarsyah telah menyebarkan berita bohong dengan membagikan gambar dan informasi Puan Maharani di salah satu grup WhatsApp berita Pesawaran.

Gambar yang dibagikannya tersebut berjudul ‘Jika Negara Ingin Maju dan Berkembang Pendidikan Agama Islam Harus Dihapuskan’. Dari gambar itu, muncul pula komentar yang bertuliskan dasar PKI serta menyudutkan partai PDIP berideologi komunis.

Bahkan akibat ulah Rudi Iskandarsyah yang juga kader Partai Golkar Pesawaran ini. membuat DPC PDIP Pesawaran geram. Sejumlah pihak meminta kepada pihak Kepolisian Daerah Lampung agar menindaklanjuti penyebaran hoaks tersebut dan dapat diproses secara hukum.

Serupa, sebelumnya Ketua DPD II Partai Golkar Pesawaran, Yusak, menyatakan bahwa apa yang diperbuat oleh Rudi Iskandarsyah itu merupakan perbuatan pribadi. Yusak juga mengatakan akan memberikan sanksi tegas lantaran telah mencoreng nama baik partai.

“Kalau pun nanti persoalan ini masuk keranah hukum, dan kalau memang sudah tidak ada jalan keluar lagi persoalan ini kita serahkan ke pihak berwajib silahkan diproses,” kata Yusak, beberapa waktu yang lalu.

Bahkan, pihaknya juga menegaskan tidak akan memberikan bantuan hukum kepada Rudi Iskandarsyah, apabila nantinya berurusan dengan pihak berwajib.

BACA JUGA  Pusprenas – IIB Darmajaya Gelar FFMI 2020: Yuuk Daftarkan Karya Film Terbaikmu

“Untuk bantuan hukum pun sepertinya tidak akan kita lakukan karena ini persoalan pribadi silahkan saja kami berdoa saja semoga persolan ini segera ada jalan keluarnya,” kata dia. (**)

Bambang T

Share.

About Author

Comments are closed.