Tingkatkan Kualitas Pengasuhan Anak Usia Dini Pemkab Pesawaran Gelar BKB Holistik

Pinterest LinkedIn Tumblr +

 

dKonten.com, Pesawaran – Bina Keluarga Balita Holistik Integratif adalah program yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengasuhan anak usia dini dengan pendekatan menyeluruh dan terpadu.

Hal itu ditegaskan oleh kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Pesawaran Maisuri SE., M.M. saat menggelar kegiatan Pembinaan Bina Keluarga Balita (BKB) Holistik Integratif Tingkat Kabupaten di Aula Kecamatan Negeri Katon, Rabu 13 Agustus 2025.

“Program ini berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar anak, seperti kesehatan, gizi, pendidikan, dan perlindungan, serta melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk orang tua, keluarga, masyarakat, dan pemerintah,” kata dia.

DInas P3AP2KB Kabupaten Pesawaran menggelar pembinaan BKB Holistik di Kecamatan Waykhilau Senin, 11 Agustus 2025

Menurut dia, BKB Holistik merupakan program penting untuk meningkatkan kualitas pengasuhan anak usia dini dengan pendekatan menyeluruh dan terpadu. Program ini berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar anak, meliputi kesehatan, gizi, pendidikan, hingga perlindungan.

“BKB Holistik bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam pengasuhan, kualitas kesehatan dan gizi anak, serta menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang anak,” kata dia.

Dinas P3AP2KB Kabupaten Pesawaran menggelar pembinaan BKB di Kecamatan Negeri Katon Rabu 13 Agustus 2025

Dikatakan Maisuri, beberapa kegiatan utama BKB Holistik antara lain penyuluhan dan konseling bagi orang tua, pemberian stimulasi perkembangan anak, serta pemantauan tumbuh kembang melalui Kartu KIA. Program ini juga bekerja sama dengan Posyandu dan PAUD dengan dukungan kader BKB yang dilatih secara khusus.

Maisuri menegaskan, pendekatan holistik berarti melihat anak dari semua aspek—fisik, mental, emosional, sosial, dan spiritual—sehingga tumbuh kembang anak tidak hanya difokuskan pada satu sisi saja.

BACA JUGA  Pansus DPRD Pesawaran Temukan Indikasi Kebocoran PAD

Dia berharap, melalui pembinaan ini, para peserta dapat menyerap ilmu tentang pola asuh yang benar agar dapat diterapkan dalam keluarga maupun lingkungan sekitar.

“Harapan kita bersama, anak-anak Pesawaran menjadi generasi penerus yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia,” kata dia.

Foto ist

Dia melanjutkan, kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan anak terlindungi menuju Indonesia Emas 2045 serta menghentikan segala bentuk kekerasan terhadap anak.

Diketahui, kegiatan itu dilaksanakan di dua lokasi berbeda, yakni Waykhilau (11 Agustus) dan Negeri Katon (13 Agustus) dengan dihadiri sekitar 75 peserta yang terdiri dari ketua TPPKK Kecamatan, ketua pokja 2 PKK Kecamatan, korlu KB, Guru PAUD, PKB, PPKBD dan dan BKD serta narasumber fasilitator Kabupaten Layak Anak Provinsi Lampung, Toni Piser, S.H. (***)

Bambang T

 

 

Share.

About Author

Leave A Reply