Pasca Ornamen Runtuh, Pemkab Pesawaran Langsung Benahi Gedung DPRD

Pinterest LinkedIn Tumblr +

 

dkonten.com, Pesawaran – Pemerintah Kabupaten Pesawaran langsung membenahi gedung DPRD kabupaten setempat yang mengalami insiden runtuhnya ornamen peci beberapa waktu lalu.

Menurut Wakil Ketua I M Nasir, berdasarkan hasil peninjauan pihaknya bersama OPD terkait seperti Dinas PU dan Konsultan, menemukan bahwa kondisi gedung utama perkantoran masih kokoh dan aman.

”Gedung DPRD masih kokoh, hal ini sudah dipastikan oleh Dinas PU dan para konsultan, sehingga, sambil membersihkan puing puing kita tetap berkantor di sini,” kata dia.

Dikatakan ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Pesawaran itu, setelah ornamen tersisa itu diturunkan semua, nantinya akan kita ganti, dengan yang baru.

“Namun, ya kita belum tahu kapan akan digantinya, karena ini masuk dalam kategori musibah, bisa saja dengan anggaran darurat, atau bisa juga dianggaran perubahan bahkan bisa di APBD murni tahun depan,” kata dia.

M Nasir menegaskan bahwa, nantinya fasad yang akan dibuat tetap mengacu pada tiga hal yakni, kokoh, indah dan mengandung kearifan lokal.

“Kita akan bahas bersama dengan Pemerintah daerah terkait hal ini,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Pesawaran Zainal Fikri mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan investigasi secara internal tekait kondisi dan penyebab runtuhnya ornamen gedung DPRD itu. Dan berdasarkan informasi yang di dapat, perencanaan gedung DPRD itu pada tahun 2009 dan mulai dibangun secara bertahap pada tahun 2012 hingga 2015.

“Kami juga sedang mencari dokumen-dokumen mulai dari perencanaan hingga pembangunannya. Dan investigasi ini juga dilakukan untuk menentukan langkah perbaikannya kedepan seperti apa dan anggaran yang akan dibutuhkan,” ucapnya.

Namun meskipun demikian ia mengakui bahwa seyogyanya memang pemeliharan secara berkala pada suatu gedung atau bangunan juga dibutuhkan untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal serupa tidak terulang kembali.

BACA JUGA  PAW Gunawan Ke Sumaryono Tunggu Teken Gubernur Lampung

“Karena sebelumnya secara fisik kami tidak melihat adanya kerusakan yang frontal dan kondisi didalamnya pun tidak terlihat secara kasat mata, sehingga kami tidak menganggarkan untuk perbaikan pada ornamen ini,” terangnya.

Hal senada disampaikan Sekretaris DPRD Pesawaran, Toto Sumedi bahwa DPRD Pesawaran menurutnya dalam empat tahun terakhir pihaknya bukan tidak menganggarkan untuk pemeliharaan pada gedung DPRD itu. Namun, pemeliharaan tersebut hanya diperuntukan pada bagian dalam dan atap gedung saja.

“Jadi setiap tahun kami menganggaran pada tahun 2021 dan 2022 sebesar Rp.77 juta yang digunakan untuk perbaikan ringan seperti pengecatan, pembersihan dan hal-hal yang perlu diperbaiki. Dan pada tahun 2023 dan 2024 kami kembali menganggarkan sebesar Rp.181 juta dan Rp.121 juta untuk perbaikan pada bagian atap dan perpipaan karena banyak yang sudah bocor-bocor dan itu semua diluar dari struktur ornamen yang saat ini runtuh,” tandasnya. (**)

Bambang

Share.

About Author

Leave A Reply