Dapat Bukti Kadis Pesawaran Tak Netral, Alzier Siap Beri Rp10 Juta

Pinterest LinkedIn Tumblr +

dKonten.com, Pesawaran– Tokoh Panitia Persiapan Pemekaran Kabupaten Pesawaran Alzier Dianis Thabrani berjanji memberikan reward Rp10 juta apabila memperoleh bukti tidak netralnya Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Pilkada Desember 2020 mendatang.

“Apabila wartawan atau masyarakat bisa membuktikan dengan foto maupun video Kepala Dinas bekerja untuk petahana, saya kasih Rp10 juta cash,” kata Alzier usai mengunjungi Plt Bupati Pesawaran Eriawan, Selasa, 29 September 2020.

Menurut dia, kedatangannya ke kantor pemerintah daerah setempat guna bersilahturahmi dengan mantan ‘anak buahnya’ saat di PDI Perjuangan dahulu.

“Eriawan dulu anak buah saya di Lampung Selatan, sekarang sudah menjadi pimpinan di Pesawaran, makanya saya memberi pesan jika ada kepala dinas ataupun ASN yang main dua kaki segera dilaporkan agar dapat sanksi tegas berupa pemecatan,” kata dia.

Dikatakan dia, Eriawan harus melaporkan kepada Mendagri, dan juga Kementerian PAN-RB untuk segera dipecat bila ada ASN yang tidak netral.

“Jangan karena PNS loyal ke atasan itu jadi alasan, karena loyalitas itu ada aturannya,” kata dia.

Sementara, Plt. Bupati Kabupaten Pesawaran Eriawan mengaku bangga dikunjungi tokoh P3KP.

“Saya kan dulu anak buahnya, pasti bangga dong, apalagi Bang Alzier mau memberikan reward kepada masyarakat bila memberikan bukti ada kepala dinas yang tidak netral,” kata dia.

Dikatakan Eriawan, dengan begitu, Alzier membantu kinerja pemerintah, KPU dan Bawaslu untuk turut serta menutup peluang munculnya pelanggaran terhadap netralitas ASN di Kabupaten Pesawaran.

“Beliau berpesan agar ASN harus bersikap Netral, dan saya sangat bangga dengan Bang Alzier sebagai Putra Pesawaran yang bercita – cita agar Kabupaten Pesawaran bisa lebih hebat dari Kabupaten lain sampai beliau mengeluarkan sayembara tersebut,” kata dia.

BACA JUGA  Bertemu Komunitas Ojek Balon Bupati M Nasir Bagikan Rompi

Untuk menjaga Kenetralan itu sendiri, Eriawan akan meminta bantuan berbagai elemen masyarakat dengan menaruh mata-mata untuk mengawasi ASN yang memang turut serta ikut melakukan kegiatan kampanye.

“Saya juga sebelumnya meminta bantuan juga ke pada LSM maupun wartawan untuk melaporkan ke saya jika ASN di lingkungan Pemda tidak Netral.” kata dia. (**)

Bambang T

Share.

About Author

Comments are closed.