Cara Menulis Artikel Blog yang Ramah SEO

Pinterest LinkedIn Tumblr +

dKonten.com, SEO – Salah satu hal penting yang sering Kita lupakan adalah Kita tidak menerapkan kaidah-kaidah dalam SEO ketika menulis artikel di blog. Alhasil, traffic blog atau website kita menjadi tidak begitu bagus.

Padahal, jika kita memiliki kemampuan menulis yang baik dan disertai dengan kemampuan untuk menelaah apa saja sih kaidah-kaidah dalam SEO, maka website atau blog Kita akan lebih kebanjiran traffic dan juga lebih menjangkau pembaca yang lebih luas.

Hal terpenting mengapa kita harus menggunakan SEO untuk blog kita adalah agar setiap kata kunci yang kamu targetkan bisa mendapatkan posisi terbaik di Google.

Posisi terbaik itu berarti artikel kita ada di halaman satu Google dan akan lebih baik jika berada di posisi pertama alias ranking satu, karena orang jarang melihat ketika artikel kita muncul di halaman kedua Google.

Apa Itu SEO?

Pixabay.com/FirmBee

Bila kamu ingin menulis artikel SEO yang baik, maka kamu harus mengetahui terlebih dahulu apa itu SEO. SEO adalah singkatan dari Search Engine Optimization. Untuk mendapatkan gambaran menyeluruh tentang SEO itu seperti apa, mari kita mulai dengan definisi SEO.

Menurut Wikipedia, SEO adalah, “Optimasi mesin pencari (bahasa Inggris: Search Engine Optimization, biasa disingkat SEO adalah serangkaian proses yang dilakukan secara sistematis yang bertujuan untuk meningkatkan volume dan kualitas trafik kunjungan melalui mesin pencari menuju situs web tertentu dengan memanfaatkan mekanisme kerja atau algoritma mesin pencari tersebut.”

Tujuan dari pengoptimalan SEO adalah untuk menempatkan sebuah situs web pada posisi teratas, atau setidaknya halaman pertama hasil pencarian berdasarkan kata kunci tertentu yang ditargetkan.

Tentu saja, secara logis, situs web yang menempati posisi teratas pada hasil pencarian memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pengunjung. Artinya, saat pengunjung sudah kita dapatkan, kemungkinan mereka untuk membeli atau menggunakan jasa kita lewat website yang kita punya akan semakin besar.

SEO meningkatkan peluang website untuk ditemukan di Google. Tidak ada jaminan website kamu muncul di ranking 1 dalam pencarian Google, atau muncul di halaman pertama Google. Akan tetapi, dengan SEO kamu sangat bisa meningkatkan visibilitas website kamu di search engine sehingga website kamu tampil terdepan bagi orang-orang yang sedang mencari konten yang ada di situsmu.

Mengapa Harus Mengaplikasikan SEO di Website?

Ilustrasi

Bila kamu ingin mengetahui cara menulis artikel SEO yang benar, maka kamu harus tahu why-nya. Seberapa penting dan seberapa berperannya sih SEO bagi website kita?

Beberapa penjelasan berikut semoga semakin menyadarkan kamu mengenai betapa pentingnya SEO bagi website bisnis kamu.

a. Terbatasnya Dana

Jika selama ini kamu membangun traffic mengandalkan paid advertising seperti Facebook Ads atau Google Ads itu sangat bagus apalagi kalau tingkat konversinya tinggi. Namun, ada satu pertanyaan yang harus kamu jawab.

Mau sampai kapan mengandalkan? Berapa banyak budget yang kamu miliki untuk beriklan?

Untuk itu, dengan mulai melek SEO, maka pelan-pelan dana kamu untuk beriklan bisa dialokasikan untuk keperluan lainnya yang lebih penting, seperti pengembangan produk, dan lain sebagainya. Dengan demikian, menggunakan SEO adalah sebuah investasi tersendiri.

b. SEO untuk Investasi Jangka Panjang

Dengan mulai melek SEO kamu bisa menghasilkan traffic secara alami tanpa harus mempromosikannya di sosial media. Pada dasarnya, kamu butuh website yang bisa menghasilkan traffic sendiri untuk memberi prospek berkualitas. Jadi, mulailah menggunakan teknik pemasaran digital bernama SEO sejak sekarang juga dan perlahan kamu akan melihat keunggulan SEO untuk bisnismu dalam jangka panjang.

c. Tertarget

Dengan SEO memungkinkan website kamu muncul di halaman pertama Google berdasarkan kata kunci tertentu. Artinya, orang yang memang menuju website kamu adalah orang memang mengetikkan kata kunci tertentu.

Berbeda kalau kamu beriklan di Facebook Ads. Untuk mencari target market dengan Facebook Ads kamu harus memasukkan interest. Terkadang, interestyang muncul tidak berhubungan langsung dengan produk kita. Kita perlu meraba-raba mana interest yang paling bagus untuk dipilih.

Cara Menulis Artikel SEO

Ilustrasi

Berikut ini pembahasan secara mendalam bagaimana cara membuat artikel yang baik dan benar berdasarkan kaidah SEO.

1. Gunakan Keyword yang Kemungkinan Besar akan Dicari oleh Audiens kamu

Langkah yang perlu dilakukan sebelum menulis artikel-artikel di blog kamu adalah mencari keyword atau kata kunci yang mungkin dicari oleh audiens kamu. Oleh karena itu kamu harus paham siapa audiens kamu, siapa yang membaca blog kamu. Dengan begitu kamu bisa mengetahui target keyword yang biasa mereka ketik di mesin pencarian Google.

BACA JUGA  Dosen IIB Darmajaya Jadi Pembicara Seminar Internasional

Setiap jenis industri memiliki karakteristik konsumen yang berbeda. Oleh karena itu, konsumen di jenis industri yang berbeda kemungkinan besar menggunakan kata kunci yang berbeda pula.

Kita ambil contoh di dua jenis industri yang berbeda, yaitu kosmetik dan otomotif. Konsumen industri komestik akan lebih banyak mencari kata kunci seperti kecantikan, merawat kulit, atau kesehatan kulit. Sedangkan konsumen bidang otomotif kemungkinan besar lebih banyak mencari kata kunci seperti tips merawat mobil, modifikasi otomotif, atau tren otomotif.

Sesuaikan kata kunci yang kamu gunakan di artikel blog dengan kata kunci yang kemungkinan besar digunakan oleh audiens kamu. Jika kamu salah menggunakan kata kunci, kamu hanya akan membuang-buang waktu

Bagaimana menentukan sebuah kata kunci layak untuk digunakan untuk artikel yang kamu tulis? kamu dapat memanfaatkan formula di bawah ini untuk mempermudah menentukan kelayakan sebuah kata kunci:

Pastikan volume pencarian kata kunci tersebut cukup banyak. Kamu dapat menggunakan bantuan situs untuk mengetahui volume pencarian kata kunci seperti ubbersuggest
Kamu harus mengetahui apa yang diinginkan oleh pencari terkait kata kunci yang dituliskan di mesin pencarian Google.

Perlu juga dipastikan kalau kamu memiliki sumber dan data yang cukup untuk membuat artikel untuk menyaingi artikel-artikel yang muncul di halaman pertama hasil pencarian kata kunci tersebut

2. Pastikan Artikel kamu Menjawab Pertanyaan Para Pencari

Ilustrasi via Pexels

Google dapat mengetahui para pencari puas atau tidak dengan hasil pencarian berdasarkan beberapa indikator. Beberapa di antaranya adalah lama waktu yang dihabiskan untuk membaca artikel dan apakah artikel tersebut dibagikan atau tidak oleh pencari.

Semakin lama waktu yang dihabiskan untuk membaca artikel dan semakin banyak dibagikan menandakan artikel yang ditulis memenuhi ekspektasi para pencari. Usahakan membuat artikel selengkap mungkin agar dapat menjawab pertanyaan para pencari.

Jika artikel yang kamu tulis bisa memenuhi ekspektasi para pencari, Google akan memberikan tambahan poin untuk artikel kamu.

3. Gunakan Focus Keyword Sewajarnya

Meskipun kamu menggunakan focus keyword untuk mendapatkan ranking tinggi di hasil pencarian Google, bukan berarti kamu dapat menggunakannya berulang-ulang atau bahkan berlebihan. Penggunaan focus keyword berlebihan akan menurunkan kualitas artikel kamu.

Harus diingat bahwa kamu menulis artikel untuk dibaca oleh manusia sehingga struktur penulisannya juga harus disesuaikan dengan logika manusia. Akan tetapi, kamu juga perlu memerhatikan SEO artikel tersebut agar menduduki peringkat tinggi di hasil pencarian Google.

Jadi apa yang bisa dilakukan agar artikel yang kamu tulis tetap enak dibaca oleh para pencari dan tetap bisa berada di peringkat atas hasil pencarian Google?

Tulislah artikel yang sesuai dengan logika pembaca dan tentu bermanfaat bagi mereka. Ketika kamu sudah selesai menulis artikel tersebut, baca ulang dari awal sampai akhir dengan perspektif mesin pencari. Kamu harus mengutamakan perspektif pembaca karena pada akhirnya yang membaca artikelmu adalah manusia, bukan mesin.

4. Artikel Harus Layak Baca

Menulis artikel memang membutuhkan ketelitian tinggi agar artikel tetap sesuai dengan kaidah penulisan. Artikel yang ditulis sesuai dengan kaidah penulisan menunjukkan tingginya profesionalitas blog yang dikelola. Baik itu blog perusahaan ataupun blog pribadi.

Idealnya memang diperlukan editor untuk memeriksa artikel yang kamu tulis. Namun, jika kamu tidak memilki editor profesional untuk memeriksa artikelmu, ada cara lain yang dapat dilakukan.

Caranya adalah ketika sudah selesai menulis satu artikel, ambillah waktu untuk istirahat barang beberapa jam. Setelah itu kamu dapat kembali ke artikel yang sudah ditulis sebelumnya dan melakukan self-editing atau menyunting mandiri dengan pikiran yang lebih segar.

Kamu juga dapat meminta bantuan teman atau kolega untuk membaca artikel yang kamu tulis sebelum mengunggahnya. Minta pendapat mereka apakah mereka dapat memahami yang kamu tulis atau tidak.

Pergunakan masukan dan kritik dari teman untuk memperbaiki artikel yang kamu tulis.

5. Manfaatkan Link Internal dan Eksternal

Dalam menulis artikel yang diterbitkan secara online terkadang diperlukan untuk menggunakan link, baik itu link internal ataupun link eksternal. Fungsi dari link di artikel adalah untuk memberikan penjelasan lebih lanjut kepada pembaca terkait topik utama artikel.

BACA JUGA  Cara Menghitung Biaya Iklan di Google Ads

Link internal adalah link yang merujuk pada salah satu artikel di blog kamu sendiri. Sedangkan link eksternal adalah link yang merujuk ke situs selain blogmu. Keduanya memiliki fungsinya masing-masing.

Link eksternal biasanya merujuk ke website atau blog lain yang digunakan sebagai sebuah landasan pernyataan yang kamu tulis. Biasanya berupa hasil penelitian, statistik, kutipan, atau referensi dari media lain.

Link internal berfungsi untuk memungkinkan pembaca mengeksplor artikel-artikel lain di blog kamu. Dengan pembaca tidak hanya membaca artikel utama, tetapi juga membaca artikel lain akan meningkatkan lama waktu yang dihabiskan di blogmu. Selain itu, penggunaan link internal ini membantu Google untuk memahami topik fokus blog yang kamu kelola.

Di sisi lain, link eksternal berfungsi untuk meyakinkan pembaca bahwa kamu telah melakukan riset untuk menulis artikel. Dan meletakkan link situs lain di blog kamu dapat membantu menaikkan ranking website. Selain itu, hal ini juga menunjukkan bahwa kamu berdedikasi untuk memberikan pemahaman terbaik bagi pembacamu meskipun harus mengantarkan pembaca ke situs lain.

6. Perhatikan Elemen Penting Blog

Komponen artikel di blog tidak hanya terdiri dari kalimat dan paragraf, tetapi juga melibatkan beberapa komponen teknis lain seperti URL, judul blog, dan heading

Jika ingin artikel kamu muncul di halaman pertama hasil pencarian Google, kamu juga harus memerhatikan komponen-komponen blog di atas.

Mari kita bahas dari komponen pertama, yaitu URL. Biasanya sistem secara otomatis menuliskan URL artikel seperti ini: https://www.domainanda.com/blog/cara-cepat-membuat-kerajinan-dari-botol-plastik-bekas

Terlalu panjang bukan? Lebih singkat URL kamu, lebih baik. Kamu dapat mempersingkatnya menjadi seperti ini: https://www.domainanda.com/blog/membuat-kerajinan-botol-bekas

Kemudian buat judul artikel yang menarik dan singkat, tetapi dapat menggambarkan garis besar konten artikelmu. Judul artikel harus mengandung focus keyword yang sudah ditentukan di awal, lebih baik lagi focus keyword berada di awal judul.

Setelah memastikan focus keyword ada di judul, kamu juga perlu memastikan focus keyword ada di salah satu heading artikel. Namun, sekali lagi masukkan secara wajar, jangan berlebihan.

7. Optimasi Gambar

Memasukkan gambar ke dalam artikel memang langkah bagus agar pembaca tidak bosan, apalagi jika artikelnya panjang. Namun, ada beberapa detail yang harus diperhatikan agar gambar di artikel kamu berfungsi secara optimal.

Pertama, sebelum kamu mengunggah gambar pastikan nama file gambar yang diunggah sesuai dengan focus keyword yang kamu gunakan. Hal ini akan memudahkan Google untuk menyesuaikan gambar dengan artikel yang diunggah.

Kedua, alt text gambar juga harus ditulis sesuai dengan focus keyword yang digunakan. Fungsinya adalah agar mesin pencari dapat mendeteksi apa gambar tersebut dan teks yang berada di sekitarnya. Selain itu, jika terjadi gambar mengalami error loading, alt text ini yang akan muncul.

8. Unggah Konten Secara Konsisten

Ilustrasi via Freepik

Menulis artikel dan mengunggahnya secara konsisten bermanfaat untuk para pembaca. Para pembaca dapat menmperoleh informasi aktual dan faktual dari blog kamu.

Selain itu, dengan selalu mengunggah artikel, blog kamu juga akan terlihat aktif dan hal ini akan memberikan sinyal bagus kepada Google. Google memberikan nilai lebih kepada blog-blog yang lebih aktif dibandingkan blog yang jarang memperbarui kontennya.

9. Gunakan Sudut Pandang yang Unik

Dari satu kata kunci, terdapat berbagai sudut pandang yang dapat digunakan untuk mengembangkan focus keyword tersebut. Kamu perlu menemukan sudut pandang baru yang belum digunakan oleh orang lain.

Setiap orang pasti memiliki sudut pandang yang unik terhadap suatu permasalahan. Kamu dapat memanfaatkan pengalaman pribadi yang berkaitan dengan focus keyword yang kamu bahas.

10. Buat Struktur Artikel

Ilustrasi. Foto by vadymvdrobot

Sebelum memulai menulis sebuah artikel, buatlah struktur artikel terlebih dahulu.

Secara umum, sebuah artikel dibagi menjadi tiga bagian, yaitu bagian pembuka (prolog), isi, dan kesimpulan (epilog). Dengan membuat struktur seperti ini akan memudahkan kamu untuk menulis artikel.

Selain itu, pembagian struktur artikel yang jelas ini juga akan memudahkan pembaca untuk menemukan apa yang mereka butuhkan. Ketika mereka ingin mengetahui kesimpulan dari artikel ini, mereka dapat langsung membaca bagian kesimpulan.

11. Pastikan Panjang Artikel kamu Optimal

Panjang artikel setidaknya berada di angka 300 kata. Jumlah 300 kata adalah angka minimal untuk sebuah artikel blog. Untuk angka maksimalnya, beberapa ahli menggunakan angka berbeda. Menurut Orbit Media Study, rata-rata jumlah kata artikel dalam sebuah blog adalah 1.142 kata.

BACA JUGA  Mau Jadi Wanita Karier yang Hebat? Lakukan 7 Hal Ini

Panjang optimal sebuah artikel berbeda-beda tergantung tujuan yang ingin dicapai oleh penulis. Jika tujuan kamu adalah artikelmu berada di halaman pertama hasil pencarian Google, menurut CoSchedule setidaknya artikel kamu terdiri dari 2.500 kata.

12. Perhatikan Bagian Pembuka

Setelah pembaca membaca judul kamu yang menarik, tidak serta merta pembaca akan membaca seluruh artikel. Pembaca perlu diyakinkan bahwa artikel yang kamu tulis benar-benar akan bermanfaat bagi dirinya.

Oleh karena itu, mulailah artikel dengan kalimat pembuka yang meyakinkan bahwa artikel yang kamu tulis akan menjawab pertanyaan dan permasalahan yang pembaca hadapi. Kamu harus bisa menarik perhatian pembaca di awal artikel agar pembaca meneruskan membaca artikel hingga selesai.

Mulailah dengan kalimat yang mana pembaca dapat merasa relatable dengan artikel yang mereka baca.

13. Manfaatkan Heading dan Subheading

Heading membantu pembaca untuk menemukan garis besar atau pokok bahasan dalam artikel yang dibacanya. Kemudahan membaca ini akan meningkatkan kepuasan pencari terhadap artikel yang kamu tulis.

Heading juga membantu Google untuk menemukan pokok bahasan dari artikel yang ditulis sehingga membantu menaikkan peringkat di hasil pencarian.

Selain itu, kamu juga dapat memanfaatkan subheading agar turunan dari pokok bahasan di heading dapat diuraikan secara teratur.

14. Paragraf Singkat

Salah satu cara membuat artikel kamu menjadi enak dibaca adalah menggunakan paragraf singkat. Jika menggunakan standar panjang artikel seperti di atas, yaitu 2.500 kata, tentunya kamu harus menguraikannya ke dalam sejumlah paragraf.

Ketika kamu menguraikannya ke dalam paragraf, usahakan agar setiap paragraf tidak terlalu panjang. Cara menulis artikel online memang sedikit berbeda dibandingkan cara menulis artikel di media cetak, misalnya. Jika artikel-artikel di media cetak bisa memiliki paragraf yang panjang, tidak dengan artikel di dunia maya.

Artikel di dunia maya cenderung memiliki paragraf yang singkat dan pendek. Hal ini akan memudahkan para pembaca untuk memahami apa yang kamu tulis.

15. Perhatikan Relevansi Konten

Kamu memang dapat menggunakan bermacam-macam keyword dalam penulisan artikel dalam blog. Namun, semuanya harus relevan dengan tujuan utama blogmu.

Misalnya, blogmu adalah blog otomotif, kata kunci yang kamu gunakan harus relevan dengan dunia otomotif. Begitu juga dengan jenis-jenis blog lain. Semua konten yang ada dalam blog haru relevan dan saling berhubungan.

Tingkat relevansi yang tinggi antar artikel di blog atau website kamu akan memberikan sinyal baik untuk Google. Dengan begitu kemungkinan artikel kamu muncul di halaman pertama hasil pencarian juga meningkat.

16. Tulislah dengan Spesifik

Ketika membuat artikel, pastikan memiliki alur yang saling berhubungan dan relevan. Pembahasan yang disuguhkan kepada pembaca harus meneluruh agar manfaat yang ada pada artikel yang kamu tulis dapat tersampaikan. Dengan begitu ketika meninggalkan artikel pembaca memiliki pengetahuan baru.

Beda hal nya jika penulisan artikel kamu terlalu panjang, memiliki fokus pembahasan yang kurang jelas. Apalagi jika penyampaiannya tidak urut dan menyeluruh, tidak menutup kemungkinan pembaca akan meninggalkan artikel kamu ditengah jalan.

Jika artikel yang kamu buat memiliki beberapa fokus pembahasan, gunakanlah poin-poin seperti artikel ini untuk memudahkan pembaca memahami topik-topik artikel yang membutuhkan pemahaman mendalam.

17. Promosikan Artikel Kamu

Ilustrasi via Freepik

Bagian ini memang bukan langkah teknis dalam cara menulis artikel yang SEO friendly. Namun, langkah ini juga penting agar artikel kamu mendapatkan jangkauan pembaca yang lebih luas.

Langkah selanjutnya adalah promosikan artikel yang sudah SEO Friendly ini di semua media sosial yang kamu miliki. Membagikan artikel di media sosial merupakan salah satu langkah termudah agar orang-orang bisa membaca artikelmu.

Dengan mempromosikan artikel kamu di media sosial akan memperluas jangkauan audiensmu. Trafik yang datang dari link media sosial ini menjadi pemantik untuk meningkatkan peringkat di hasil pencarian Google.

Setelah kamu mengetahui cara menulis artikel seo friendly yang baik dan benar, kini saatnya kamu menerapkannya di website atau blog yang kamu kelola. Apabila kamu sudah mencobanya maka kamu akan mendapatkan peringkat yang baik di pencarian Google. Kamu harus memastikan semuanya relevan dan sesuai dengan kebutuhan pengunjung blog. (*)

Share.

About Author

I am a Frontend designer who loves to translate designs files into Website, Based in Bandar Lampung - Indonesia

Comments are closed.