5 Cara Menggunakan TikTok untuk Mempromosikan Bisnis

Pinterest LinkedIn Tumblr +

dKonten.com, Digital Marketing – Saat ini, TikTok menjadi aplikasi yang fenomenal dan telah diunduh oleh sekitar 1,5 milliar pengguna dari berbagai kalangan. Pada 2018, TikTok menjadi aplikasi ketujuh yang paling banyak diunduh di seluruh dunia.

Jika Anda menggunakan TikTok dengan benar, Anda dapat memperkenalkan bisnis atau produk kepada banyak orang.

Berikut ini adalah 5 cara yang bisa Anda gunakan untuk membuat konten promosi bisnis lewat aplikasi TikTok!

1. Pelajari platformnya.

Sebelum membuat konten promosi di TikTok, Anda perlu mempelajari platform tersebut. Kenali juga perilaku para pengguna TikTok serta target konsumen, kemudian ketahui apa saja yang sedang mereka butuhkan dan senangi saat ini. Dengan mempelajari jenis konten apa yang berfungsi di TikTok dan bagaimana berinteraksi dengan orang lain di platform, Kita dapat menyesuaikan isi konten dengan target pemasaran Anda.

Konten di TikTok harus menarik secara visual. Jika Anda melihat konten yang trending TikTok, Anda akan menemukan banyak video konyol yang di padukan dengan lagu-lagu hit.

Aplikasi ini memang bukanlah tempat untuk promosi penjualan secara serius. Demografi pengguna TikTok rata-rata berusia antara 16 dan 24 tahun, menurut GlobalWebIndex , jika Anda ingin terhubung dengan mereka, Anda mesti menggunakan cara kreatif untuk bisa sukses di platform tersebut.

2. Buat konten yang menyenangkan.

Sekarang Anda tahu bahwa TikTok adalah tentang kesenangan dan kreativitas, ini saatnya membuat konten Anda sendiri yang menyenangkan dan kreatif. Membuat konten Anda sendiri adalah salah satu cara termudah dan paling murah untuk mempromosikan bisnis Anda di TikTok.  Untuk bisa populer di TikTok Anda tidak perlu membuat video yang sangat bagus. Keluarkan ponsel Anda dan mulailah merekam .

BACA JUGA  Dari Jual Barang ke Jual Jasa: Seberapa Besar Keuntungan Netflix?

Tetapi, meskipun video aneh lebih populer di TikTok, sebaiknya jangan mencoba membuat meme yang keterlaluan apalagi jika itu bukan gaya bisnis Anda.

Video humor yang menunjukkan produk Anda akan terlihat lebih autentik daripada jika bisnis Anda mencoba membuat meme viral tapi gagal.

3. Menggunakan hashtag challenge.

Konten challenge di TikTok merupakan konten yang sangat viral saat ini. Konten ini berupa tantangan khusus yang dilakukan oleh para pengguna TikTok. Cara ini bisa kita gunakan untuk mempromosikan bisnis, di mana kita bisa menggunakan salah satu produk dalam challenge tersebut.

Tidak perlu melakukan challenge baru, bisa juga dengan melakukan reka ulang atau membuat konten dari challenge yang sudah ada. Beberapa challenge yang populer di TikTok di antaranya adalah Pass the Brush Challenge, Fridge Challenge, Any Song Challenge, dan masih banyak lagi.

Setelah itu, kita bisa menggunakan hashtag populer pada postingan tersebut, dan pilihlah hashtag yang relevan, gampang diingat, dan tentunya sesuai dengan produk yang ditawarkan!

4. Bekerjasama dengan influencer TikTok.

Ilustrasi . Foto: Pexels.com

Salah satu cara lain untuk meningkatkan penjualan bisnis di TikTok adalah dengan membangun hubungan baik dengan influencer. Generasi Z biasanya tidak suka dengan apa pun yang terlihat seperti iklan konvensional. Jadi, bekerjasama influencer TikTok benar-benar dapat membantu Anda untuk terhubung dengan audiens tersebut.

Untuk mendapatkan hasil dari pemasaran influencer TikTok, pastikan audiens influencer tersebut cocok dengan audiens target Anda . Namun, sebelum memilih influencer, ada baiknya analisis terlebih dahulu audiens yang dimiliki oleh influencer tersebut. Hal ini dilakukan untuk memastikan apakah audiens mereka sesuai dengan target pasar atau tidak.

5. Manfaatkan iklan di TikTok.

BACA JUGA  3 Langkah Menciptakan Nama Brand Yang Mudah Diingat

TikTok menghadirkan fitur iklan di platform mereka. TikTok menawarkan empat jenis iklan yaitu:

Infeed Native Content: Jenis iklan ini mirip dengan iklan Snapchat atau Instagram story dan mendukung banyak fitur seperti ajakan klik situs web atau unduhan aplikasi.

Brand Takeovers: Ini memungkinkan brand mengambil alih TikTok untuk hari itu. Mereka dapat membuat gambar, GIF, dan video dengan tautan yang disematkan ke halaman landing atau tantangan hashtag.

Hashtag Challenges: Daripada mencoba membuat tantangan hashtag menjadi viral sendiri, Anda dapat menggunakan hashtag yang dipromosikan untuk mendapatkan lebih banyak engagement pengguna.

Branded Lenses: Seperti lensa Snapchat 2D dan 3D untuk wajah dan foto.

Kreativitas menjadi kunci utama dalam menghasilkan sebuah konten promosi di TikTok. Konten yang menarik dan menyenangkan tak hanya akan mempromosikan bisnis, namun juga akan mendorong interaksi dan engagement para penggunanya.

Selain itu, yang terpenting sebelum membuat konten promosi di TikTok, kita perlu mempertimbangkan serta menyesuaikan dengan target pemasaran Anda. Kenali juga perilaku para pengguna TikTok serta target konsumen, kemudian ketahui apa saja yang sedang mereka butuhkan dan senangi saat ini.

Seperti halnya platform media sosial lainnya, iklan dapat membantu Anda menjangkau banyak pengguna di platform. TikTok juga menawarkan penargetan yang tepat sehingga Anda dapat memastikan iklan Anda menjangkau pengguna yang tepat yang akan tertarik dengan apa yang Anda tawarkan.

Jadi, apakah TikTok lebih masuk akal bagi Anda sekarang? Jika bisnis Anda memiliki target audiens yang lebih muda, TikTok adalah tempat yang tepat untuk menarik perhatian mereka. Gunakan cara di atas untuk memastikan Anda mendapatkan hasil maksimal dari strategi promosi TikTok Anda.

BACA JUGA  Inilah 5 Tempat Fitnes di Bandar Lampung
Share.

About Author

I am a Frontend designer who loves to translate designs files into Website, Based in Bandar Lampung - Indonesia

Comments are closed.