20 Warga Binaan Lapas Kotaagung Belajar Pangkas Rambut

Pinterest LinkedIn Tumblr +

dKonten.com, Kotaagung –¬†Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Kotaagung memberikan pelatihan pangkas rambut kepada warga binaan di aula setempat Senin, (22/3/2021)

Pelatihan diberikan untuk bekal narapidana dalam memulai usaha ketika menghirup udara bebas ini dilakukan dengan protokol kesehatan Covid-19. Dalam pelatihan, Lapas Kelas IIB Kotaagung bekerjasama dengan Nal’s Barbershop dari Pringsewu.

Kasi Binadik & Giatja sekaligus Ketua Pelaksana Aryo Pratama Wijaya Kusuma, mengatakan kegiatan pembinaan pelatihan kemandirian barbershop ini dilaksanakan untuk warga binaan Lapas Kotaagung.

“Sebagai bentuk nyata program kemandirian kegiatan kerja Lapas Kelas IIB Kotaagung TA 2021, Lapas Kelas IIB Kotaagung menyelenggarakan pembinaan pelatihan kemandirian barbershop dengan jumlah peserta 20 orang yang semuanya diikuti oleh warga binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas IIB Kotaagung,” ucap dia dalam rilisnya.

Pembukaan dilakukan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kotaagung, Kepala Subbag Tata Usaha, Syamsudin, secara resmi dengan didampingi oleh Kasi Binadik & Giatja, Kasubsi Kegiatan kerja berserta staf kegiatan kerja.

Syamsudin menjelaskan bahwa di Era New Normal ini akan tetap melaksanakan pembinaan kemandirian secara serius.

“Semoga pelatihan kemandirian yang diberikan salah satunya Barbershop/pangkas rambut ini nantinya akan menjadi bekal pengetahuan dan semoga akan menjadi modal untuk membuka usaha untuk warga binaan setelah bebas dari menjalani masa pidana di Lapas Kotaagung,” ucapnya.

Sementara Owner Nal’s Babershop Zainal Arifin mengatakan kegiatan ini sangat berkesan dapat memberikan pelatihan langsung kepada warga binaan pemasyarakatan.

“Semoga seluruh peserta dapat menimba ilmu dari kegiatan ini. Karena bisnis salon potong rambut sangat menjanjikan untuk menambah ekonomi keuangan bila nanti bebas,” ujarnya.

Selama kegiatan praktik berlangsung para warga binaan pemasyarakatan terlihat antusias untuk belajar. “Saya sangat bersyukur bisa diberi kesempatan untuk ikut pelatihan dan berencana untuk membuka usaha nanti setelah bebas,” ucap salah satu warga binaan. (*)

BACA JUGA  UNDP - IBL Goes to Lampung
Share.

About Author

Comments are closed.