Infrastruktur Yang Memprihatinkan Jadi Fokus DPRD Provinsi Lampung

Sharing is caring!

dKonten.com, Pesawaran– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Lampung akan berupaya memberikan perhatian serius terhadap sejumlah akses jalan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung yang saat ini kondisinya cukup memperihatinkan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua II DPRD Provinsi Lampung, Ririn Kuswantari saat menggelar reses di Pesawaran, Selasa, 5 November 2019.

“Terutama untuk jalan dari Gedong Tataan hingga Branti,” kata dia pada kegiatan Reses yang dilaksanakan di aula Pemda Pesawaran.

Menurut Ririn, meskipun saat ini telah dilakukan pembangunan di sejumlah titik, namun kedepan kondisi titik lain yang masih rusak akan menjadi skala prioritas dan memasukanya ke dalam pokok pikiran DPRD.

“Mudah-mudahan apa yang menjadi usulan dari reses ini akan dimasukan ke e-reses sehingga paling tidak masuk dalam APBD Perubahan 2020 atau APBD 2021,” kata dia.

Disamping infrastruktur, menurutnya Gubernur Lampung juga memiliki komitmen terhadap kabupaten/kota yang ada, salah satunya yakni akan melunasi Dana Bagi Hasil (DBH).

“Jadi nanti prosesnya setiap jatuh tempo dana tersebut tidak akan mampir lagi ke Provinsi, namun akan langsung ke masing-masing kabupaten/kota sehingga tidak akan tertunggak seperti tahun-tahun sebelumnya,” kata dia.

Selain itu, dikatakanya bahwa Gubernur juga memiliki program di bidang pertanian yakni kartu petani Berjaya yang saat ini sudah mulai dilaksanakan seperti pendataan, persiapan aplikasi maupun kerjasama dengan pihak Perbankan yang nantinya dapat memberikan pinjaman modal bagi para petani.

“Tapi syaratnya petani tersebut harus masuk dalam Gapoktan dan pinjaman itu di khususkan bagu kebutuhan petani jika mengalami puso, panen buruk dan akibat kemarau,” kata dia.

Sementara itu, Koordinator Reses Anggota DPRD Lampung Dapil III, Johan Sulaiman menambahkan, usulan dari setiap OPD, Camat dan Kepala Desa menghimbau agar dapat di konvers kembali sehingga usulan yang muncul nantinya merupakan poin-poin yang benar-benar krusial dan prioritas.

“Karena untuk mengakomodir seluruh usulan tentunya akam terkendala dengan kemampuan APBD. Jadi paling tidak ada 10 usulan, ambil dua usulan yang benar-benar prioritas sehingga usulan tersebut dapat segera dilaksanakan,” kata dia.

Menanggapi kunjungan para anggota DPRD Provinsi Lampung tersebut, Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona berharap kepada para anggota DPRD untuk dapat mensinkronkan arah pembangunan provinsi dengan Kabupaten Pesawaran sehingga pembanguanan dapat lebih maju dan pesat.

“Saya yakin masyarakat memberikan andil besar bagi para anggota DPRD pada Pileg 2019 lalu, maka sudah seharusnya juga memikirkan masyarakat Kabupaten Pesawaran meskipun tidak semua usulan dapat di akomodir,” kata dia. (**)

Bambang T

shares